Minggu, 02 Desember 2012
Assalamualaikum Sahabat Dannis...
Kabar baik nihh,,Dannis Collection kembali menerima penghargaan lohh.
Eksistensinya di dunia fashion tanah air kembali meraih penghargaan upakarti 2012
yang merupakan penghargaan tertinggi khususnya bidang industri milik negara.
Nama R. Tati Hartati masuk dalam kategori penerima Upakarti Jasa Pengabdian 2012.
Alhamdulillah yahhh...puji syukur kehadirat Allah SWT tentunya..Penghargaan ini diserahkan langsung ^^
1. Teti Jl. Dr. Sutomo BK18
2. Nunuk Juliati Jl. Pakis Tirtosari 17 No. 9A
3. Ana Arofah Spd Toko Anggun Busana Tuban
4. Teti Yulika Martapura
5. Khaeroh Pangkalan BUn Kalimantan Selatan
6. Erly Fatimah Manukan
7. Andi1 Toko Noro Kediri
- IDA RAHMAWATI S.Ag RUMAH DANNIS JL. H. SAMANHUDI 65 GRESIK 031-3983485, 031-70294948, 081330010333, 081949728800, 085648475588
- ANDI SUFARIANTO S.T JL. RUKO GALAXY BUMI PERMAI J 1/25 SURABAYA 081332619119, 031-5923375, 031-70095283
- DRA. USWATUN H. JL. KUWUKAN NO. 74 A (DEPAN PERUMAHAN ALAM GALAXY) SAMBIKEREP SURABAYA 0817307925, 031-71909172, 031-70572859
- S. AGUSTININGSIH S.E RUNGKUT ASRI TIMUR 12/53 (RK VC/27) RUNGKUT SURABAYA 08123260621, 031-8706053, 031-70602434
- IR. KISWATI JL. MANUKAN TENGAH 51 J NO. 1 SBY 08165458279, 031-7405723
- SULISTIANI S.E JL. PAKIS SIDOREJO III/1 SURABAYA 08123290033, 031-5632734, 031-70709232, 031-71216632
- DRA. WIWIN SUHARYANI JL. PAKIS TIRTOSARI VII NO. 33 SURABAYA 08123168097, 031-5674010, 031-5679909, 031-81884507
- IR. LISTYA NILA ANINDITA JL. GAYUNGSARI BARAT IV NO. 38 SURABAYA 0816506989, 081234545353, 031-8271191, 031-70272783
- KUN MAS'ADAH BENOWO TRADE CENTRE (BTC) BLOK A/28 JL. BENOWO SURABAYA BARAT 08123271244, 031-34047888, 031-7406637, 031-70114573.
- TINE SETIANINGSIH S.SOS JL. MENGANTI KEDURUS NO. 25 SURABAYA 08161134573, 031-7663911, 031-71078101, 0812139843194, 087853600030,
- MEIJANTI WIDYAWATI S.E RUKO CENTRAL BUSINESS PARK KAV. 32 JL. Dr. Ir. H. SOEKARNO (MERR-IIC) SEMOLO SUKOLILO SURABAYA 087854531144, 085852234305, 031-5952811, 031-70994236
- ATIK CHARLIE PERUM MUTIARA PANAKKUKANG NO. 15 JL. BORONG INDAH TODDOPULI VI MAKASAR SULAWESI SELATAN 081344833323, 0411-441106
- FATIMAH BAHMID JMP 2 SURABAYA 08123522989, 031-3556365, 031-3724623, 031-3556266, 081332606070, 031-3981117, 031-7095008, 031-3983485
- DRA. RUFIAH (B. AEP) JL. KEJAWAN PUTIH TAMBAK VI/1 SURABAYA 08155061334, 031-5998351, 031-70916661, 031-70281645
Assalamu’alaikum..^__^
Pernahkah Sahabat Dannis mendengar istilah harta karun?..pasti
pernah kan?..Nah, Sahabat Dannis ternyata istilah itu ada kisahnya lho..Kisah
teladan zaman Nabi Musa AS yang wajib kita tau. Dahulu pada Nabi Musa AS
menjadi pemimpin Bani Israil, ada seorang yang bernama Qorun. Qorun (Bahasa
Arab قارون
) adalah salah seorang sepupu Nabi Musa AS, anak dari Yashar adik kandung Imran ayah Musa. Baik Musa
maupun Qarun masih keturunan Yaqub, karena keduanya merupakan cucu dari Quhas
putra Lewi,
Lewi bersaudara dengan Yusuf anak dari Yaqub, hanya berbeda ibu.
Silsilah lengkapnya adalah Qarun bin Yashar bin Qahit/ Quhas bin Lewi bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim. Dalam kitab suci Al-Qur’an, kata Qorun (قارون) disebut sebanyak empat kali, dua kali
dalam QS. Al-Qasas, satu kali dalam QS. Al-‘Ankabut dan satu kali dalam QS.
Al-Mu’min. Awalnya Qorun adalah salah satu pengikut Nabia Musa AS yang
sanagtlah taat kepada Allah, meski kehidupannya miskin. Qorun termasuk juga
ulama yang sangat disegani pada masa itu. Suatu hari Sahabat Dannis, Istri
Qorun (Ilza) pernah mengeluh atas kehidupannya yang serba kekurangan itu. “Wahai
suamiku..aku sudah mulai bosan bosan hidup menderita. Bukannya kau seseorang
yang taat beribadah?”, rengek Ilza kepada suaminya. Qorun dengan tenang
menjawab, “Istriku, kenapa kau membandingkan kesenangan duniawi dengan
kesenangan bathin? Ibadah adalah untuk membuat hati kita tenang, bukan untuk
mencari kekayaan duniawi.” Ilza terus dan terus merengek kepada Qorun.
Sementara Qorun hanya bisa berucap maaf. Suatu hari datanglah dua orang pria ke
rumah Qorun. Mereka mengaku utusan Raja Gholan yang membawa hadiah berupa uang
emas yang banyak. “Maaf, kenapa saya harus menerima hadiah dari Raja Gholan?
Saya tidak mengenalnya, dan tidak merasa pernah berbuat kebaikan padanya. Jadi
maaf, saya tidak bisa menerima pemberiannya,” kata Qorun. “Oh, tentu saja Anda
sangat berjasa. Bukankah Anda adalah ulama besar yang mengajarkan kebaikan
disini? Lagipula Raja kami juga memberikan hadiah yang sama untuk ulama lainnya
kok!” bujuk kedua utusan itu. “Ah tetap saja saya tidak bisa menerima hadiah
ini. Pasti ada maksud lain dari pemberian ini,” pikir Qorun. “Maaf saya tidak
bisa menerima pemberian rajamu. Sampaikan saja rasa terima kasihku kepada
beliau!” kata Qorun dengan jawaban pasti. Berkali-kali kedua utusan itu datang,
namun selalu ditolak oleh Qorun. Akhirnya mereka memutuskan untuk datang saat
Qorun tidak sedang berada di rumah dan menemui Ilza istri Qorun. Dua orang utusan Raja Gholan tersebut terus
membujuk istri Qorun. Tapi dia takut dan selalu teringat akan suaminya yang
tidak mau menerima hadiah itu. Lama-kelamaan akhirnya hati Ilza tergoda juga.
Diterimalah juga hadiah itu. Sorenya saat Qorun baru pulang dari tempat ibadah,
dia melihat istrinya telah memakai pakaian bagus dan kelihatan tampak cantik.
Bukan itu saja, di meja makan telah terhidang makanan dan minuman yang sangat
lezat. “Darimana kau dapat semua ini?” tanya Qorun heran. “Makanlah dulu, nanti
akan kuceritakan,” kata Ilza berahasia. Kemudian setelah Qorun selesai makan
dan minum, Ilza menceritakan apa yang terjadi. “Apa? Bukannya aku sudah menolak
hadiah tak jelas itu? Kenapa kamu malah menerimanya?” tanya Qorun kaget.
“Suamiku, bukankah kau juga senang bisa makan enak dan melihat istrimu
berdandan?” rayu Ilza. “Tidak ada salahnya kan punya uang banyak? Toh kita
masih bisa tetap beribadah,” lanjut Ilza. Qorun termenung. “Baiklah!” katanya.
“Tapi jika nanti dia menuntut macam-macam, kita harus mengembalikan uangnya,”
kata Qorun. Karena terbiasa hidup enak, ibadah Qorun makin lama makin
berkurang. Apalagi Ilza selalu melarangnya jika dia berniat untuk mengunjungi Nabi
Musa AS. “Bersama Nabi Musa AS hidup kita miskin. Lebih baik jauhi saja dia!”
begitu terus kata Ilza. Lama kelamaan Qorun tidak pernah lagi beribadah. Kini
dia mulai sibuk berniaga. Makin hari hartanya semakin banyak. Hingga akhirnya
Qorun menjadi orang yang sangat kaya raya. Namun sayang Sahabat Dannis, kini
Qorun menjadi seorang yang sombong dan pelit. Dia selalu ingin terlihat
berkuasa dan gila pujian. Kekayaannya selalu dihitung sampai sedetil-detilnya,
hingga kehilangan satu dinar pun dia pasti akan mengetahuinya. Suatu hari ada
salah seorang sahabat lama Qorun yang mengingatkan dia untuk membayar zakat
atas hartanya yang berlimpah. Terpaksa Qorun mendatangi Nabi Musa AS untuk
menanyakan berapa banyak zakat yang harus dibayarnya. “Setiap seribu dinar
zakatnya satu dinar. Seribu kambing zakatnya satu kambing. Seribu gram emas
zakatnya satu gram emas. Begitu seterusnya,” jelas Nabi Musa AS. Qorun mulai
menghitung zakatnya, ternyata jumlahnya lumayan besar. Rasa kikirnya muncul.
Pikirnya dia sudah susah payah mencari kekayaan kenapa harus dibuang percuma.
Maka dia mulai berprasangka buruk tehadap Nabi Musa AS. Menurutnya peraturan
zakat itu hanyalah tipu muslihat Nabi Musa AS untuk kesejahteraan Nabi Musa AS sendiri.
Benar2 keterlaluan kan Sahabat Dannis, perubahan yang di hadapi Qorun justru
membuatnya semakin gila akan duniawi. Bukan saja dia tidak mau mebayar zakat
hartanya, dia juga menghasut saudagar-saudagar lainnya supaya tidak membayar
zakat. Bahkan dia merencanakan untuk mencelakakan Nabi Musa AS. Dia membayar
seorang wanita penghibur untuk mengaku pernah berzina dengan Nabi Musa AS. Suatu siang, saat nabi
Musa sedang berdakwah, Qorun sengaja bertanya apa hukumannya jika pria dan
wanita yang bukan suami istri tapi melakukan zina. “Hukumannya adalah dirajam!”
jawab Nabi Musa AS tegas. “Apakah itu juga berlaku bagimu wahai Nabi?” tanya
Qorun lantang. “Tentu! Hukumannya juga dirajam,” jawab Nabi Musa AS. “Kalau
begitu kami harus merajammu wahai nabi! Bukankah kau telah berzina dengan
seorang wanita sedangkan dia bukan istrimu?” kata Qorun dengan suara keras.
“Naudzubillahi Min Dzalik, aku tidak pernah berbuat sehina itu. Celakalah orang
yang menuduh tanpa bukti!” kata Nabi Musa AS. “Tentu saja aku punya bukti,”
jawab Qorun dengan tenang. Lalu dipanggilah si wanita penghibur. Tapi si wanita
penghibur tadi setelah berhadapan dengan Nabi Musa AS menjadi ciut nyalinya.
Sehingga dia malah membeberkan kejadian yang sebenarnya. Mendengar hal itu Nabi
Musa AS menjadi marah. Dia berdoa kepada Allah Swt untuk memberikan petunjuk.
Lalu Allah berfirman bahwa Allah telah memerintahkan bumi untuk taat kepada Nabi
Musa AS. Nabi Musa AS lalu berkata, “Wahai
Bani Israil sesungguhnya Allah telah memerintahkan kalian untuk taat kepadaku.
Barang siapa yang ingin bersama Qorun tetaplah bersamanya. Siapa yang ingin
bersamaku, menjauhlah dari Qorun!” Semua orang menjauhi Qorun, hingga tinggal
tersisa dua orang. Lalu Nabi Musa AS berkata pada bumi, “Wahai bumi telanlah
Qorun dan pengikutnya!” Tiba-tiba bumi dimana Qorun dan pengikutnya berpijak
bergetar kemudian membelah dan mulai menelan mereka. Sia-sia saja Qorun
berteriak minta ampun, dosanya sudah tidak terampuni. Maka dia dan pengikutnya
hilang ditelan bumi. Tetapi setelah peristiwa itu, orang-orang mulai
berprasangka bahwa Nabi Musa AS sengaja menghukum Qorun supaya bisa menguasai
hartanya. Maka sekali lagi Nabi Musa AS meminta bumi untuk menenggelamkan harta
Qorun supaya terhindar dari fitnah. Allah mengabulkan doa Nabi Musa AS dengan
menciptakan gempa bumi yang dahsyat, sehingga semua harta Qorun terkubur di
dalam bumi. Itulah Sahabat Dannis asal mulanya kenapa kita menyebut harta yang
terpendam dengan istilah harta karun. Bukti sejarahnya pun ada lhoo, tepatnya
di tepi jalan menuju Kairo, Nampak sebuah danau yang tenang. Danau tersebut
adalah Danau Qorun (Bahirah Qorun). Di danau inilah Qarun dan seluruh kekayaannya
ditenggelamkan oleh Allah ke dalam tanah. Danau ini kini menjadi saksi sejarah,
bahwa dahulu kala Qarun pernah berkuasa di sana sekaligus menjadi tempat
ditenggelamkannya oleh Allah ke dalam tanah. Danau Qarun saat ini, panjangnya
kurang lebih 30 KM, lebarnya sekitar 10 KM dan dalamnya antara 30-40 meter.
Danau ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu, sebelum Qarun ada. Dahulunya,
menurut catatan DR. Rusydi al-Badrawy dalam bukunya Qashashaul Anbiya wat
Tarikh, merupakan sebuah danau kecil yang disebut dengan Munkhafadh al-Laahun.
Ketika Qarun menjadi menteri, ia pernah meminta idzin kepada Fir’aun untuk
membangun sebuah istana dan gudang kekayaannya di Kairo, Memphis dan
sekitarnya. Namun, Fir’aun tidak mengijinkannya apabila ia membangun istana di
Memphis atau sekitarnya, karena takut merasa tersaingi. Saat itu, memang tempat
yang ramai baru dua saja, Memphis (Kairo dan sekitarnya) dan Jasun (di Luqshar
atau Sinai). Qarun tidak mungkin membangun di Jasun, karena Jasun menjadi
perkampungan orang-orang Bani Israil yang sangat susah. Qarun lalu melirik Al-Fayyum,
karena di samping subur, juga terdapat danau kecil. Qarun lalu membangun rumah,
istana dan gudang kekayaannya di sebelah timur danau tersebut. Dan sejak
ditenggelamkannya Qarun dan seluruh kekayaannya di danau tersebut, maka sejak
itu pula danau tersebut berubah nama menjadi Danau Qarun (Bahirah Qarun atau
Birkat Qarun). Dan sejak itu pula, danau yang tadinya kecil dan sempit menjadi
bertambah luas dan lebar.
"Assalamu'alikum Warahmatullahi Wabarakatuh.." Sahabat Dannis,,mengucap salam adalah satu kebiasaan ringan namun bisa jadi hal ini jarang diterapkan di tengah keluarga. Padahal banyak buah kebaikan yang bisa dipetik dari ucapan yang mengandung doa ini.
Berkata Imam Nawawi, "Ucapan salam minimal dengan perkataan ‘assalamu’alaikum’, jika yang disalami seorang diri, maka minimal ia mengucapkan ‘assalamu’alaika’, namun adalah lebih utama jika mengucapkannya dengan ‘assalamu’alaikum’, karena kalimat ini mencakup do’a bagi dirinya dan penyertanya (malaikat). Dan alangkah sempurna lagi ia menambahkan ‘warohmatullahi’ dan ‘wabarokatuh’, walau sebenarnya kalimat ‘assalamu’alaikum’ telah cukup."
Salah satu hal yang penting dalam kehidupan masyarakat muslim adalah menyebarkan salam. Karena dengannya akan tumbuh rasa saling cinta di antara mereka, biarpun tidak saling mengenal.
Betapa banyak kita temui anjuran Rasulullah SAW kepada kita untuk menyebarkan salam. Sebagaimana disampaikan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW pernah bersabda :
"Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan tidak akan sempurna iman kalian hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Muslim)
Banyak nukilan ucapan para salaf kita yang shalih yang menunjukkan keutamaan mengucapkan salam. Di antaranya dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu :
"Sesungguhnya As-Salam adalah salah satu nama Allah yang Allah letakkan di bumi, maka sebarkanlah salam di antara kalian. Sesungguhnya bila seseorang mengucapkan salam kepada suatu kaum, lalu mereka menjawab salamnya, maka dia memiliki keutamaan derajat di atas mereka karena dia telah mengingatkan mereka dengan salam. Dan bila tidak dijawab salamnya, maka akan dijawab oleh makhluk yang lebih baik darinya." (HR. Al-Bukhari)
Bagaimana mungkin akan kita biarkan anak-anak kita saling mengucapkan salam atau melontarkan sapaan dengan ucapan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau bahkan mengadopsi dari kebiasaan orang-orang kafir? Betapa banyak kaum muslimin yang masih membiasakan anak-anak mereka ketika berpisah melambaikan tangan sambil mengatakan, "Daaag!" Atau ketika bertemu dengan anak-anaknya dia menyapa, "Halo, Sayang!" Begitu pula si anak akan menjawab, "Halo, Papa! Halo, Mama!"
Betapa banyak itu terjadi, dan masih banyak pula gambaran yang lain.
Nah, Sahabat Dannis mari kita contoh sifat Rasulullah SAW. Beliau biasa menyapa dan menyampaikan salam kepada anak-anak dan para sahabat. (anakmuslim.red)
By : demotix on Agust 2011
Banyak cara dapat Anda lakukan untuk mengisi bulan Ramadhan. Misalnya dengan melakukan metode "Fashion on the Street" sambil bersepeda membagikan takjil kepada pengguna jalan.
Ajang ini dilakukan oleh puluhan model dari Ardi Management, Selasa (9/8) siang dengan mengenakan busana muslim Dannis Collections karya desainer Tati Hartati di depan trotoar Gedung Grahadi Surabaya.
Ada 18 pakaian yang dikenakan oleh model. Terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Menurut Cici panggilan akrab owner Dannis tersebut mengangkat tema 'Antik Batik Tie' merupakan tema yang dianggap sangat pas dan cocok dalam setiap acara dan fashion, mengingat bahan yang digunakan cukup nyaman.
"Bahan yang digunakan adalah bahan kaos yang khas dari berbagai kepulauan dan kain seperti kain batik dan tenun ikat", ujarnya.
Tidak diragukan lagi aksi puluhan model ini bisa memikat para pengguna jalan yang kebetulan sedang melintas di Jalan Gubernur Suryo. Tak heran jika sesekali para pengendara sering memperlambat kecepatan kendaraannya, bahkan tidak sedikit yang berhenti untuk melihat aksi para model yang mampu mengkombinasikan Western and Eastern Fashion itu.
Dinkominfo – Tim Penggerak PKK Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi dengan menggelar SUPERBASS (SeribU PERempuan Mendisain BAtik Suroboyo berSama), Selasa (17/5) di Atrium ITC Mega Grosir Surabaya. SUPERBASS berhasil tercatat di Musium Rekor Indonesia (MURI) yang tidak hanya memecahkan rekor nasional melainkan juga rekor internasional.
“Kegiatan SUPER ini merupakan yang ke 7 kalinya digelar Tim Penggerak PKK Kota Surabaya setelah SUPERKISS 2007, SUPERLISS 2008, SUPERTASS 2008, SUPERNETS 2009, SUPERFASS 2009 serta SUPERKUPATS 2010,“ ujar Dyah Katarina sebagai Ketua Panitia sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya.
Menurut Dyah kegiatan ini diselenggarakan selain untuk meramaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke 718 juga mengasah potensi perempuan Surabaya dalam membuat desain batik serta merupakan wujud keperdulian perempuan Surabaya dalam melestarikan budaya bangsa. SUPERBASS diselenggarakan dengan tujuan agar corak batik yang sudah ada semakin berkembang dan beragam.
Munurut Dyah Katarina, dengan mengenal dan melakukan salah satu fase dalam membatik, diharapkan akan muncul inspirasi para peserta untuk belajar membatik dan tentunya juga akan lebih mencintai batik. Yang nantinya, seluruh batik hasil desain akan disebar ke komunitas batik yang sudah ada, sebagai referensi desain batik khas Surabaya.
“Acara ini sengaja dikemas ringan dan menghibur sebagai bentuk apresiasi Tim Penggerak PKK Kota Surabaya kepada kader PKK kusunya Bunda Pos PAUD Terpadu yang sudah tanpa lelah mendharmabaktikan dirinya dalam mendidik anak-anak usia dini,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Surabaya, Bambang Dwi Hartono yang turut hadir menyaksikan Seribu Perempuan Mendisain Batik Suroboyo Bersama ini menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Surabaya kepada Tim Penggerak PKK Kota Surabaya dan semua pihak yang lelah mendukung kegiatan SUPERBASS.
Bambang menyebutkan kegiatan semacam ini juga dapat memupuk kebersamaan perempuan Surabaya terutama kader-kader PKK Kota Surabaya. Apalagi masih kata Bambang, kata Super yang digunakan mengandun arti unggul yang diharapkan para perempuan Surabaya menjadi pribadi yang unggul, mampu menjadi pilar keluarga dan bangsa.
“Walaupun batik Surabaya tidak sepopuler batik Solo atau Pekalongan, namun perkembangan batik dewasa ini akan mampu mendongkrak usaha-usaha batk di Surabaya. Melalui kegiatan ini saya berharap dapat mengajak masyarakat Surabaya untuk menggali potensi kekhasan motif batik di Surabaya,” kata Bambang.
Bambang menyebutkan ada beberapa komunitas batik di Surabaya, meskipun kecil namun telah berhasil enunjukkan jati dirinya dengan harapan kelak akan memiliki kekuatan dalam bersaing dengan batik-batik laiinya karena mengandalkan kekhasan yang dimilikinya.
“Ada beberapa komunitas batik di Surabaya yakni Batik Mangrove dan Batik Pesisir di kecamatan Rungkut, Batik Tugu di kecamatan Bubutan serta Batk semanggi di kecamatan Benowo,” jelas pria kelahiran Pacitan ini.
Diakhir sambutannya, Bambang berharap jika SUPERBASS dapat menginspirasi warga Surabaya untuk membuka peluang usaha, karena usaha yang berbasis masyarakat ini kelak diharapkan akan menjadi pilar kekuatan ekonomi masyarakat yang luar biasa.
SUPERBASS yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Kota Surabaya murupakan kerja sama Tim Penggerak Kota Surabaya dengan Dannis Collections, Amanda Brownis dan Wardah Cosmatic. (SyL)
By: Cahya Islam on 12 Mei 2009 Sahabat Dannis,,kali ini kita akan share salah satu teladan Nabi Besar Muhammad SAW. Seperti yang kita kenal, Nabi Muhammad SAW adalah insan Allah yang sempurna dan berbudi pekerti luhur. Kasih sayangnya kepada anak-anak wajib kita teladani. Anak adalah titipan dari Allah SWT sekaligus karunia yang tak ternilai bagi kebahagiaan sebuah keluarga. Anak merupakan generasi penerus di hari esok kelak yang diharapkan bisa menjadi seorang yang berguna bagi keluarga dan masyarakat. Masa depan anak merupakan tanggung jawab orangtuanya yang mendidik dan membesarkan sang buah hati. Dalam mendidik anak, sedapat mungkin orangtua tak hanya memberikan pendidikan di rumah, namun juga pendidikan formal yang tinggi. Dan selama mendidik itulah kasih sayang sangat penting peranannya dalam membesarkan anak. Penting pula bagi umat muslim untuk mendidik anak-anaknya sesuai dengan yang dicontohkan teladan kita Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW terkenal sangat menyayangi anak-anak. Beliau sungguh memiliki kasih sayang yang tak terkira bagi anak-anaknya. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu ia berkata: "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membawa putra beliau bernama Ibrahim, kemudian mengecup dan menciumnya." (HR. Bukhari) Kasih sayang Nabi Muhammad SAW tidak terbatas pada anak-anaknya saja, namun juga kepada seluruh anak-anak kaum muslimin. Asma’ binti ‘Umais Radhuyallahu ‘anhu (istri Ja’far bin Abi Thalib) pernah berkata: "Rasulullah SAW datang menjengukku, beliau memanggil putra-putri Ja’far. Aku melihat beliau mencium mereka hingga menetes air mata beliau. Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah telah sampai kepadamu berita tentang Ja’far?" beliau menjawab: "Sudah, dia telah gugur pada hari ini!" Mendengar berita itu kamipun menangis. Kemudian beliau pergi sambil berkata: "Buatkanlah makanan bagi keluarga Ja’far, karena telah datang berita musibah yang memberatkan mereka." (HR. Ibnu Sa’ad, Tirmidzi dan Ibnu Majah) Ketika air mata Nabi Muhammad SAW menetes menangisi gugurnya para syuhada tersebut, Sa’ad bin ‘Ubadah Radhiyallahu ‘anhu bertanya: "Wahai Rasulullah, Anda menangis?" Rasulullah SAW menjawab: "Ini adalah rasa kasih sayang yang Allah Ta’ala letakkan di hati hamba-hamba-Nya. Sesungguhnya hamba-hamba yang dikasihi Allah Ta’ala hanyalah hamba yang memiliki rasa kasih sayang." (HR. Bukhari) Ketika air mata Nabi Muhammad SAW menetes disebabkan kematian putra beliau bernama Ibrahim, Abdurrahman bin ‘Auf Radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada beliau: "Apakah Anda juga menangis wahai Rasulullah?" Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Wahai Ibnu ‘Auf, ini adalah ungkapan kasih sayang yang diiringi dengan tetesan air mata. Sesungguhnya air mata ini menetes, hati ini bersedih, namun kami tidak mengucapkan kecuali yang diridhai Allah Ta’ala. Sungguh, kami sangat berduka cita berpisah denganmu wahai Ibrahim." (HR. Bukhari) Kasih sayang Nabi Muhammad SAW juga terlihat dari sikapnya pada setiap anak-anak yang ditemuinya. Setiap kali Anas bin Malik melewati sekumpulan anak-anak, ia pasti mengucapkan salam kepada mereka. Beliau berkata: "Demikianlah yang dilakukan Rasulullah saw." (Muttafaq ‘alaih) Meskipun anak-anak biasa merengek dan mengeluh serta banyak tingkah, namun Nabi Muhammad SAW tidaklah marah, memukul, membentak, dan menghardik mereka. Beliau tetap berlaku lemah lembut dan tetap bersikap tenang dalam menghadapi mereka. Dari Aisyah Rhadiyallahu ‘anhu ia berkata: "Suatu kali pernah dibawa sekumpulan anak kecil ke hadapan Rasulullah SAW, lalu beliau mendoakan mereka, pernah juga dibawa kepada beliau seorang anak, lantas anak itu kencing pada pakaian beliau. Beliau segera meminta air lalu memercikkannya pada pakaian itu tanpa mencucinya." (HR. Al-Bukhari). Sungguh suatu hal yang sangat terpuji yang patut kita tiru untuk anak-anak kita. Nabi Muhammad SAW juga senang bercanda dengan anak-anak. Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu pernah menceritakan: "Rasulullah SAW pernah menjulurkan lidahnya bercanda dengan Al-Hasan bin Ali Radhiyallahu ‘anhu. Ia pun melihat merah lidah beliau, lalu ia segera menghambur menuju beliau dengan riang gembira. Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu menuturkan: "Rasulullah sering bercanda dengan Zainab, putri Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anhu, beliau memanggilnya dengan: "Ya Zuwainab, Ya Zuwainab, berulang kali." (Zuwainab artinya: Zainab kecil) Begitu perhatian dan sayangnya Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak. Bahkan beliau rela menggendong putrinya sambil sholat. Beliau sholat sambil menggendong Umamah putri Zaenab binti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari suaminya yang bernama Abul ‘Ash bin Ar-Rabi’. Pada saat berdiri, beliau menggendongnya dan ketika sujud, beliau meletakkannya. (Muttafaq ‘alaih) Nabi Muhammad SAW senantiasa mengajarkan anak-anak dengan penuh kasih sayang. Abdullah bin Abbas menuturkan: "Suatu hari aku berada di belakang Rasulullah SAW, beliau bersabda: "Wahai anak, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: "Jagalah (perintah) Allah, pasti Allah akan menjagamu. Jagalah (perintah) Allah, pasti kamu selalu mendapatkan-Nya di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah." (HR. Tirmidzi) Kasih sayang memang hal utama yang harus dimiliki setiap orang. Anak-anak pun sangat membutuhkan kasih sayang, baik dari orangtuanya maupun dari orang lain. Sikap-sikap Nabi Muhammad SAW di atas patut ditiru oleh para orang tua dalam membesarkan anak-anaknya. Perilaku anak sangat tergantung dari contoh dan teladan orangtuanya. Oleh karena itu, hanya akhlak dan budi pekerti yang luhurlah yang akan menjadikan masa depan anak sesuai dengan yang kita dambakan.